Beranda Berita Daerah Almarhum Wali Talqin Dwi Raharjo Berpulang ke Rohmatulloh, Rencananya Jenazah akan Dimakamkan...

Almarhum Wali Talqin Dwi Raharjo Berpulang ke Rohmatulloh, Rencananya Jenazah akan Dimakamkan di Pelabuhan Ratu

Innalilahi Wainna Ilaihi Rojiun. Kabar duka menyelimuti warga thoriqoh Shiddiqiyyah Indonesia pagi ini Selasa, 01 Robi’ul Akhir 1445 H (17/10/2023) dikabarkan Almarhum Dwi Raharjo Wali Talqin Shiddiqiyah asal Banten Jawa Barat meninggal dunia

Kabar meninggalnya almarhum awal mula diinformasikan oleh Wali Talqin Ja’far Shodiq dan juga Wali Talqin Ismu Syamsuddin dan menyebar di dalam grup-grub WA warga Shiddiqikah.

Iklan Majalah Al Kautsar

Ketua Umum DPP Orshid Wali  Talqin Joko Herwanto, S.Sos pun membenarkan kabar duka tersebut.

“Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun hari ini kita warga Shiddiqiyyah berduka atas meninggalnya Almarhum Bapak Dwi Raharjo Wali Talqin Shiddiqiyyah yang juga Ketua DPW Orshid Banten. Semoga semua amal beliau diterima dan semua dosa-dosanya diampuni dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan,” ujar Wali Talqin Joko Herwanto Ketua Umum DPP Orshid.

Rencanya jenazah akan dimakamkan di makam khusus pejuang Shiddiqiyyah yang berlokasi dikawasan Pesantren Hayya Alash Sholah Hayya Alal Falah di Pelabuhan Ratu Ds. Karangpapak Kec. Cisolok Kab. Kebumen Jawa Barat.

“Masih menunggu persetujuan pihak keluarga, rencananya memang almarhum akan dimakamkan di Pelabuhan Ratu,” tambah Wali Talqin Joko Herwanto.

Menurut informasi almarhum meninggal setelah mengalami kecelakaan kendaraan dalam perjalanan pulang dari peresmian Pesantren Hayya Alash Sholaa Hayya Alal Falah di Pelabuhan Ratu.

“Beliau meninggal dalam perjalanan pulang setelah acara di Pelabuhan Ratu meninggal dalam perjualan pejuang fisabilillah bersama almarhum Bapak Kastian Ketua DPD Orshid Tanggerang Selatan,” pungkas Wali Talqin Joko Herwanto.*

Berita sebelumnyaBapak Muhammad Qomaruddin Diangkat Jadi Wali Talqin Shiddiqiyah
Berita selanjutnyaSang Mursyid Bersama Ibu Nyai Kunjungi Pembangunan JM Tajur Halang, Ternyata Ada Lima Sumber.