Mari Siapkan Uang Baru, Kain Hijau, Minyak Wangi dan Madu Yang Baik

Besok malam, saat istimewa Lailatul Mubarokah atau malam turunya Alqur’an. Kita bersama-sama insya Alloh akan dituntun oleh Sang Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Syech Muchtarulloh Al-Mujtaba untuk mencapai hidup yang barokah kesehatan yang bakorah dan rizqy yang barokah.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya dan sudah menjadi tradisi warga Thoriqoh juga masyarakat luas Indonesia, pada malam tanggal 17 bulan Romadlon ini kita meski menyiapkan uang yang masih baru beserta kantongan kain warna hijau dan minyak wangi. Kemudian menyiapkan madu yang baik dan tentunya keyakinan jiwa.

Setelah berdoa untuk hidup Barokah, kita juga dituntun untuk nyuwuk atau ngasma’i madu barokah dan uang barokah sendiri-sendiri.

Uang baru tidak terlalu sulit didapat, soal kain warna hijau, ada yang berkeyakinan, akan lebih baik jika kain itu dicuci terlebih dahulu. Soal minyak ada juga yang berkeyakinan sebagaimana lazim warga Shiddiqiyyah menggunakan minyak zakfaron atau misik.

Sementara untuk madu, Sang Mursyid pernah berpesan, harus madu yang baik (asli). Apa ciri madu yang baik, insya Alloh sebagaimana pernah disampaikan oleh beliau adalah madu yang benar-benar keluar dari perut lebah. Artinya bukan madu sintetik atau madu buatan.

Dijamam canggih dan modern seperti ini agak sulit untuk membedakan antara madu asli dengan madu palsu. Jika diuji secara kasat mata boleh jadi hasilnya hapir sama.

Cara sederhana dan termudah untuk memastikan madu asli atau bukan adalah kita yakin dan betul -betul tahu sendiri bahwa madu itu benar-benar keluar dari perut lebah.

Cara termudah lagi, aman dan dijamin asli adalah membeli madu Alkautsar yang dikeluarkan oleh Dhibra Pusat.

Bolehkah, misalnya menggunakan madu selain produk Dhibra, sebagaimana biasanya tentu diperbolehkan yang penting asli. Dan madu Alkautsar Dhibra dijamin asli.

Semoga informasi ini bermanfat. Mohon maaf jika ada kekhilafan.*Abd K

Tinggalkan Balasan