Meningkat Drastis, 17 Negara Memantau Perkembangan Thoriqoh Shiddiqiyyah

Apa yang telah didawuhkan Sang Mursyid bahwa Desa Losari Ploso menjadi Kota Losplos Jomja Iraja sebagai pusat dan perkembangan Thoriqoh Shiddiqiyyah seluruh dunia pasti terwujud.

Dukungan data analytic geografis yang dimiliki Alkautsar dhibra mencatat sudah ada 17  negara mengakses informasi dan perkembangan Thoriqoh Shiddiqiyyah di tanah air.

“Kamis kemarin baru 8 negara. Alhamdulillah hari ini sudah meningkat menjadi 12 negara,” aku Kushartono Tim alkautsar dhibra Jum’at 15 Syahru Romadhon 1441/ 08 Mei 2020.

Sebenarnya Tim Alkautsar Dhibra mengaku tidak sama sekali tidak  menyangka akan adaya peningkatan ini.

“Subhanalloh Alhamdulillah Astagfirulloh. Pada awalnya hanya dua negara India dan Amerika. Kemudian bertambah Malaysia, Hongkong, Singapura. Kemudian bertambah lagi Taiwan, Prancis, Arab dan German,” ujar Kus

“Hari ini bertambah ada masuk dari  Prancis, Korea Selatan, Italy dan Brunai, Taywan, Belanda, Vietnam. Total ada 17 negara termasuk Indonesia,” ujar Kus berdasarkan data statistik yang terus dia pantau setiap hari,” tambahnya.

Menurut Kushartono semua atas Berkat Rahmat  Alloh dan ikhtiyar  karena keaktifan  website majalah alkautsar yang sejak bulan Romadhon ini  update setiap hari. Sehari dua sampai tiga berita, sementara sebelumnya  seminggu kadang satu bulan cuma sekali berita.

Sekjen DPP Orshid Umml Choironi mengapresiasi langkah Alkautsar Dhibra dalam mensyi’arkan Thoriqoh Shiddiqiyyah dalam dunia digital ini.

“Kita ikut senang upaya Al Kautsar untuk mengenalkan IO (Shiddiqiyyah)  ke masyarakat dunia semakin bisa terukur,” kataya kepada media ini.

Pengurus DPP Orshid Drs. Izmu Zulfikar  bagian penanganan luar negeri juga mengaku  gembira dengan data yang akurat ini. Izmu merasa ikut tertangtang untuk menelusuri dan bershillaturrohmi pada warga-warga Shiddiqiyyah di beberapa negara itu.

“Kalau ada info kontak warga alamat nya di negara negara tsb. Kecuali Hongkong, Sigapura dan Malaysia (sudah ada). Insya Alloh kalau ada kesempatan nqnti saya cari dan buka Orshid di negara tersebut,” ujar Drs. Izmu Zulfikar pada Alkautsar Dhibra.

Subhanalloh Alhamdulillah Astagfirulloh. Semoga Thoriqoh Shiddiqiyyah senantiasa bermanfaat bukan hanya untuk Indonesia Raya tapi juga jagad raya. Rahmatan Lil’alamiin.* Abdulloh K.

Tinggalkan Balasan