Sembilan Titik Pembangunan

By Admin 20 Mei 2016, 22:01:47 WIB Berita Pusat
Sembilan Titik Pembangunan

Keterangan Gambar : foto jati pitu


Puluhan sepeda motor berjajar diantara tumpukan kayu dan bahan bangunan. Matahari cukup redup saat itu, sebuah mobil BMW nopol S 12 FA melintas. Sejumlah warga Shiddiqiyyah segera merapat menyambut sang tamu agung.  Senin  28 R. Akhir 1437 (08/02/2016) Almukarrom Syech Muchtarulloh Almujtaba bersama Almukarromah Nyai Shofwatul Ummah meninjau pembangunan pesantren Majmaal Bahrain Shiddiqiyyah Hubbul Wathon Mimal Iman II Jatipitu, Kuncung, Banyuarang, Ngoro, Jombang yang dua  tahun belakangan ini terus berbenah.

Parkir disamping taman, Sang Mursyid langsung meninjau taman bismillahirrohmanirohim yang tampak sudah selesai. “Air mancuripun dereng medal Pak Yai,” kata Drs. Fathurrohman menjelaskan (air mancurnya belum keluar Pak Yai). Kemudian  Sang Mursyid meninjau menuju pembangunan gazebo dan rumah  joglo. Sambil berjalan sesekali putra pertama alm. Kholifah Duchan Iskandar yang melaporkan perkembangan pembangunan. Setelah berkeliling kemudian pinarak di ruang pendopo diikuti puluhan warga dan simpatisan Shiddiqiyyah yang duduk takdzim bersila.

Bangunan baru di pesantren ini seperti tidak pada umumnya. Ada pendopo joglo, kamar dan dapur kuno. Rumah joglo dan gazebo jati kuno. Selain bangunan baru ciri khas Shiddiqiyyah adalah Monumen Hubbul Wathon Minal Iman, Monumen Santri, Taman bismillah dan beberapa gapura.

“Ada sembilan titik yang sekarang ini sedang dikerjakan,” ujar Agus Riyadi salah satu penanggung jawab pembangunan. Pria yang sudah puluhan menekuni barang-barang kuno ini juga mengatakan bangunan kuno adalah warisan budaya leluhur yang mulia. “Ada makna dan filsafatnya,” ujarnya siang itu.

Sembilan titik itu diantanya: Gapura, Monumen Santri, Rumah Joglo, renovasi pagar Villa, Taman Bismillah, pagar dan Gazebo. “Masih banyak tugas yang harus kami selesaikan, pembangunan gapura kembar dan perluasan tanah disebelah barat seberang sungai,” aku Drs. Fathurrohman Ketua Pesantren.

Seiring gencarnya pembangunan ini Sang Mursyid juga menurunkan nama baru.  Pesantren yang dahulu dibangun sekitar tahun 1980an oleh alm Kholifah Duchan Iskandar dikenal dengan nama Pesantren Majmaal Bahrain Shiddiqiyyah Kuncung, Ngoro, Jombang, sekarang menjadi Pesantren Majmaal Bahrain Hubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah II. Selesai  Sembilan titik itu mungkin akan terus bertambah lagi.*

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment