Siak Sri Indrapura, Riau
Syukur, alhamdulillaahirobil ‘aalamin. Impian warga Riau
khususnya Kabupaten Siak Sri Indrapura akhirnya terwujud. Yakni, memiliki tanah
Jaami’atul Mudzakkirin.
INILAH saatnya,
ketika warga Shiddiqiyyah Siak, Kabupaten Siak Sri
Indrapura, Riau mewujudkan harapan: Membangun bangunan
mulia, Jaami’atul Mudzakkirin. Semua bermula dari kunjungan Bapak
Ris Suyadi dan Bapak Kholifah
Malik pada bulan Romadhon, satu setengah tahun silam. Saat beliau meninjau kesiapan warga
Riau dalam menyambut safari HWMI Bapak Kyai ke Pulau Sumatera .
Ada pesan Pak Ris yang tertancap dalam benak Sumono dan Eko Darmono, DPD Orshid Siak serta warga Shiddiqiyyah Siak. "Di Siak harus disiapkan tanah JM, bagaimana
pun caranya harus bisa diwujudkan."
Selangkah demi selangkah pesan Pak Ris itu
berhasil direalisasikan. Warga Shiddiqiyyah Siak Riau membeli tanah dari H.
Zakariah seharga 70.000 / M2 atau Rp 210 juta. Lokasi tanah di jalan Lintas
Siak Koto Gasip, Sialang
makmur Kampung Merempan Hilir, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak Sri Indrapura , Riau.
Pada hari Sabtu Legi, 18 Robi’ul Akhir 1439 H (6/01/2018 M), Sumono dan Eko Darmono didampingi DPW Riau Zainuri sowan ke Ndalem
Bapak Kyai. Mereka menyerahkan
sertifikat tanah JM Siak seluas 3000 m² yang sudah atas nama beliau Sang Mursyid.
Didampingi
Kholifah Tasrichul Adib Azis serta jajaran
pengurus DPP Orshid Ris
Suyadi, Ummul Choironi, Edi Setiawan dan Ruseno, perwakilan DPD Siak dan DPW Riau hadir tepat jam 09.00 WIB di ndalem dan langsung
disambut Bapak Kyai dan Ibu Nyai .
Sang
Mursyid berpesan untuk disiapkan
tanah satu hektar di
sekitaran tanah calon JM untuk
persiapan perkembangan Shiddiqiyyah
di Riau. Dan untuk melestarikan kegiatan di tanah JM Siak, Bapak Kyai berpesan agar di lokasi
tanah JM Siak ditanami pohon
Leban (Jati Sumatera) di empat sudut dan di tengah
lokasi.
Penanaman harus diawali dengan melaksanakan amalan baik dalam
persiapan lobang tanaman. Saat
penanamannya nanti harus dilakukan secara jamaah sebagai wujud pentingnya segala sesuatu perjuangan didasari rasa
kebersamaan atau berjamaah.
“Penanaman pohon Leban
akan lebih baik jika dilaksanakan pada bulan Rojab dan diawali dengan do’a yang
dilaksanakan secara jamaah, "
dawuh Sang Mursyid.*
Edi
Pamudi Wakil DPW Orshid Riau





















