SYAFAAT ROSULULLOH, SUKSES SANTUNAN NASIONAL

Mensyukuri Maulid Nabi Muhammad SAW  Warga Thoriqoh Shiddiqiyyah se-Indonesia  dan perwakilan luar negeri.

Hari ini  serentak  di 24 Propinsi dan 141 Kabupaten / Kota serta perwakilan luar negeri menggelar Santunan Nasional  ditegah pandemi corona. Mereka yakin dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Santunan Nasional ini akan menjadi berkah agung bagi masyarakat bangsa dan negara Republik Indonesia. Selasa, 03 November 2020

Humas Panitia Santunan Nasional Pusat Ir. Edi Setiawan, SE,MSi mengatakan Santunan Nasional ini merupakan agenda rutin tahunan untuk mendoakan Indonesia. 

“Ini sudah yang ke 16, didalam Santunan Nasional ini kita mendoakan bangsa dan negara Indonesia supaya bangsa Indonesia selamat dari bermacam-macam cobaan apapun, termasuk  corona ini. Dua kedua supaya bangsa dan NKRI menjadi pusat perdamian dunia,” aku Edi Setiawan.  “Justru saat dalam pendemi covid seperti ini Santunan Nasional ini menjadi lebih penting,” tandasnya.

Doa bersama Santunan Nasional seluruh Indonesia dipimpin langsung oleh  Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Syech Muchtatulloh Al-Mujtaba Kyai Muhammad Mu’thi secara virual  dari  Pesantren Majmaal Bahrian Hubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah Pusat Losplos Jomja Iraja Losari Ploso Jombang Jawa Timur.

Diperkirakan sekitar 20 – 30 ribu fakir miskin dan anak yatim se Indonesia akan menerima santunan. Dana Santunan Nasional yang disantunkan sekitar 4 Milyard.

“Alhamdulillah Atas Berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa warga Shiddiqiyyah dibawah bimbingan Mursyid Shiddiqiyyah Bapak Kyai Moch Muchtar Mu’thi tetap bisa lestasi menyelenggarakan Santunan Nasional dan tahun ini santunan kita laksanakan ditengah pandemi corona. Semua warga Shiddiqiyyah se Indonesia dan perwakilan luar negeri melaksanakan, tentu dengan  mematuhi aturan pemerintah  protokal kesehatan,” papar Almukaromah Ibu Nyai Shofwatul Ummah Ketua Umum Dhilaal Berkat Rahmat Allah Shiddiqiyyah.

Data satunan setiap tahunnya cenderung terus meningkat. Hal ini sekaligus menunjukkan kesadaran warga Shiddiqiyyah dalam mensyukuri Maulidin Nabi dan Hari Ulang Tahun Dhibra Shiddiqiyyah juga semakin meningkat.

“Pertama kali diselenggarakan pada 2006 yang disantuni 6.517 orang dengan nilai ± 530 juta. Dan tahun lalu 2019  pada Santunan Nasional ke 15  yang disantuni kurang lebih 24.291  dengan nilai sebesar 3,7 milyar lebih. Hampir 4 milyar,” aku Nurhadi bendahara panitia.*

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

English EN Indonesian ID
Scroll to Top