Almukarrom Bapak Kyai Mochammad Muchtar Mu’thi Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah menyampaikan beberapa hal dalam mauidho hasanah dan do’a. Pada pengajian akbar Lailatul Mubaarokah, Jum’at (7/4). Di teras kediaman Beliau, pesantren Majma’al Bahrain Hubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah, Losplos Jomja Iroja.
Diantaranya, satu surat Taubat ayat 36 yang menerangkan bilangan (kalender Islam) 12 bulannya Alloh. Didalamnya terdapat 2 bulan yang disandarkan oleh Alloh Ta’ala, bulan Rojab dan Romadlon. Sedangkan yang disandarkan kepada Nabi Muhammad hanya bulan Sya’ban.
“Bulan Rojab bulannya Alloh, bulan Romadlon bulannya Alloh dan bulan Sya’ban bulannya Muhammad. Di 3 bulan itu terdapat 2 kalimat syahadat Alloh dan Rosululloh. Keduanya berjumlah 12 huruf, seperti pada 12 jam siang-malam, 12 bulan setahun. Itu mempunyai rahasia sangat mendalam,” tutur Beliau.
Kemudian, sang Mursyid menyampaikan bulan Romadlon merupakan pengangkatannya Muhammad SAW. Diangkat menjadi Nabi Rohmatan Lil ‘Alamin dan bulan Romadlon turunnya semua kitab suci sejumlah 104 melalui para nabiyulloh. Maka kita ini mencari barokahnya di bulan Romadlon. Semua umat Islam diwajibkan puasa syukur atas turunnya kitab suci tersebut supaya menjadi orang yang terjaga imannya, senada Syech Muchtarulloh Al Mujtabaa.
“Oleh sebab itu didalam Syahru Romadlon ini nilai hidup kita diisi dengan nilai-nilai baik. Artinya, pandangan mata, pendengaran telinga, hati, fikiran diisi, dijaga yang baik-baik. Jangan sampai kita ini rugi di dunia. Mencari barokah di uang barokah, madu barokah, hidup barokah itu penting. Harus dijaga diri kita sendiri,” ungkap Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Indonesia.

Sang Mursyid berharap warga Shiddiqiyyah maupun masyarakat dapat mengambil hikmah dari peristiwa dahulu untuk masa yang akan datang dan masa kini. Beliau berpesan, jangan melihat peristiwanya tetapi ambil hikmahnya dan mendoakan semua yang hadir, jama’ah pengajian, orang yang jualan itu mudah-mudahan dapat barokah Alloh Ta’ala. “Semoga mereka itu tidak hanya sesaat dunia tapi semuanya dalam keadaan barokah sampai akhirat,” tambah Almukarrom.* hq






















