Beranda Kajian ASAL MULA RITUAL MANDI BULAN SHOFAR

ASAL MULA RITUAL MANDI BULAN SHOFAR

Perihal mandi bulan shofar dibenarkan oleh seorang ulama besar bernama As Syeikh Muhammad bin Atwi al-Maliki al-Hasani, dalam kitabnya Abwab al-Faraj hal. 63, pasal Pengobatan dengan Ayat Syifa.

Disitu dikisahkan bahwa al-lmam As Syeikh Abu al-Qashim al-Qusyairi Rahimahulloh, suatu ketika mendapati anaknya sakit keras sampai-sampai beliau hampir putus asa melihat kondisi anaknya tersebut.

Kemudian didalam tidur beliau bermimpi ketemu Rosululloh SAW, maka diadukannya kondisi anaknya tersebut kepada Rosul. Kemudian Rosul menyampaikan:

“Apakah engkau tidak mengetahui ayat-ayat syifa’ yang ada dalam Al-Quran?” Kemudian Imam al-Qusyairi segera mencari ayat-ayat yang dimaksud Rasulullah tersebut. Ditemukanlah enam ayat yang mengandung kata syifa’, yaitu yang terdapat dalam surat At-Taubah (14), Yunus (57), An-Nahl (69), Al-Isra (82), dan As-Syu’ara (80).

Iklan Majalah Al Kautsar

Kemudian al-Qursyairi menulis ayat-ayat tersebut di atas kertas dan memasukkannya ke dalam air dan diminumkan kepada anaknya sebagai obat, dan sembuhlah anak tersebut atas izin Alloh.

Terkiat mandi Rabu Akhir bulan Shofar seorang Waliyullah yang telah mencapai maqam kasyaf (terbuka hijab) mencetitakan dalam kitab “Fathul Malik Al-Majid Al-Mu-Allaf Li Naf’il ‘Abid Wa Qam’i Kulli Jabbar ‘Anid (biasa disebut: Mujarrobat ad-Dairobi) karya Syeikh Ahmad bin Umar Ad-Dairobi (w.1151 H), juga kitab kitab: ”Al-Jawahir Al-Khams” karya Syeikh Muhammad bin Khathiruddin Al-‘Atthar (w. th 970 H),

Diceritakan bahwa salah seorang Waliyullah yang telah mencapai maqam kasyaf (terbuka hijab) mengatakan bahwa dalam setiap tahun pada Rabo terakhir bulan Shofar, Alloh SWT menurunkan 320.000 (tiga ratus dua puluh ribu) macam balak dalam satu malam.

Oleh karena itu, beliau menyarankan umat Islam untuk sholat dan berdoa memohon agar dihindarkan dari balak tersebut. Hal inilah yang menjadi dasar banyak orang melakukan ritual “tolak balak” pada hari Rabo akhir bulan Shofar.*

Berita sebelumnyaJangan Lupa Ritual Keselamatan di Bulan Shofar
Berita selanjutnyaOh, Apa Benar Ada Teror dan Intimidasi di Ruang Tunggu?